[Advertisment]
  • Jelajahi

    Copyright © SIGLONEWS AHAD GROUP MEDIA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Best Companies

    Jenis Budi Daya Tanaman Porang yang Laku di Pasaran

    Abdul Hamid
    Thursday, February 18, 2021, 2:49 AM WIB

    [Advertise]
    free ads

    SigloNews - Popularitas tanaman ini berawal dari kisah petaninya yang menjadi miliarder setelah sukses bisnis ekspor porang, Karena porang merupakan salah satu tanaman jenis umbi yang bernilai ekonomi tinggi.
    SigloNews - Popularitas tanaman ini berawal dari kisah petaninya yang menjadi miliarder setelah sukses bisnis ekspor porang, Karena porang merupakan salah satu tanaman jenis umbi yang bernilai ekonomi tinggi.

    Mungkin banyak dari masyarakat Indonesia masih asing dengan tanaman satu ini. Tanaman porang juga dikenal dengan nama iles-iles di beberapa daerah di jawa, sebuah tanaman berjenis umbi dari spesies Amorphophallus Muelleri Blume.

    Porang masih dianggap tanaman liar yang terdapat kandungan glukomannan, merupakan zat gula kompleks dan serat larut dari ekstrak akar tanaman. Salah satu yang dihasilkan dari ekstrak adalah tepung mannan dan bisa digunakan untuk kebutuhan industri pangan seperti pembuatan konnyaku atau shirataki.

    Tepung mannan biasanya digunakan oleh industri farmasi, tekstil, kertas, cat, karet, plastik, kosmetik, penjernihan air dan pemurnian mineral.

    Tanaman porang menurut Badan Karantina Pertanian bernilai strategis karena punya peluang yang cukup besar untuk ekspor. Menurut data, pada tahun 2018 jumlah ekspor porang sebanyak 254 ton, dengan nilai ekspor Rp11,31 miliar ke Jepang, Tiongkok, Vietnam, Australia, dan lainnya.

    Meski dinilai memiliki potensi ekonomi yang tinggi, Namun budidaya porang belum banyak dilakukan, sementara tumbuh subur di Pulau Jawa. Budidaya porang tentu bisa dimanfaatkan dan menjadi sumber keuangan untuk dompet anda.

    Porang tidak memiliki jenis tertentu, namun ada empat tanaman yang menyerupai persis porang hingga sulit dibedakan. Bagi pemula yang akan memulai meraup keuntungan dari budidaya porang, besar kemungkinan akan terkecoh dari bentuk daun, batang, dan lainnya.

    Empat tanaman serupa porang di antaranya, yaitu: Suweg (Amorphophallus campanulatus forma hortensis) Walur (Amorphophallus campanulatus forma sylvestris) Iles-iles puti (Amoraphophallus variabilis) Blodor.

    Berikut ini beberapa perbedaan tanaman porang dengan 4 tanaman lain yang selalu disamakan:

    Porang:

    Warna daun hijau muda, daun lebar dan ujung daun lancip
    Kulit batang porang berwarna hijau putih dan lebih halus
    Umbi berserat halus berwarna kuning dan tidak terdapat bintil
    Terdapat katak (bibit porang) di setiap pertemuan cabang

    Suweng:

    Daun berwarna hijau muda mengilap, ukuran daun lebih kecil dan ujung daun lancip
    Kulit batang berwarna belang hijau putih dan terasa lebih kasar
    Umbi berserat halus berwarna putih dan terdapat bintil
    Tidak ada katak di setiap pertemuan cabang

    Walur:

    Daun berwarna hijau muda mengilap, ujung daun lancip dan berukuran kecil
    Kulit batang berwarna cenderung ungu hijau dan bergaris-garis putih dan lebih kasar
    Umbi berserat halus berwarna putih, memiliki banyak bintil dan terasa kasar
    Tidak ada katak di setiap pertemuan cabang

    Iles-iles putih:

    Daun kecil dengan ujung runcing berwarna hijau tua
    Kulit batang halus dengan warna keunguan
    Umbi berserat halus dan memiliki bintil pada permukaan umbi
    Tidak ada katak di setiap pertemuan cabang

    Perbedaan yang mencolok pada tanaman porang terdapat bubil atau katak pada setiap pertemuan cabang daun. Tanaman porang akan sulit dibedakan jika tidak terdapat bubil atau bibit porang.[Source]

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Lifestyle

    +